Neil Armstrong
Manusia pertama yang menjejakkan kakinya di Bulan
Inilah saat bersejarah, waktu itu pukul 10.56 tanggal 20 Juli 1969 waktu amerika bagian timur. Neil Armstrong, menjadi manusia pertama yg menjejakkan kaki di bulan.Seluruh dunia dapat menyaksikan peristiwa bersejarah itu lewat televisi. Akhirnya impian manusia mengapung-apung tanpa gravitasi dipekatnya langit dan memandang kagum ke Bumi dari luar lapisan atmosfer, menjadi kenyataan. Bagi Neil Armstrong sendiri hal itu merupakan perwujudan impian masa kecilnya.
Neil Amstrong lahr pada tanggal 5 agustus 1930 di Wapakoneto, Ohio, Amerika serikat. Amstrong kecil mendapat perhatian yang cukup dari kedua orang tuanya. Ayahnya, Stephen Koenig Armstrong, telah mengenalkan dunia antariksa sejak kecil. Saat malam tiba, Ayahnya membawa Neil Armstrong kecil keluar rumah, dan mengenalkannya pada bulan, bintang-bintang serta benda-benda langit lainnya. Ayahnya juga sering mendongeng dan membacakan buku-buku biografi orang-orang hebat: Marcopolo, Columbus, Thomas alfa edison, dan masih bnyak lagi. Sehingga menjadikannya Neil Armstrong kecil seorang pecinta buku.Dari kegemarannya membaca ini, ia tumbuh sebagai anak yg suka berpikir dan berimajinasi dengan segala sesuatu yang baru.
Suatu hari,saat usianya 9 tahun. Neil Armstrong melihat sebuah pesawat tempur di langit. Ramping, cepat, indah dan kuat. Melesat di udara membentuk gerakan-gerakan yang mengagumkan. ia terkesima. Bayangkan siapa yang ada didalam pesawat itu...? Pasti pilot tempur yg hebat. Sejak itu jelas sudah cita-citanya. Kelak ia ingin menjadi pilot pesawat tempur.
Sejak kanak-kanak Neil Armstrong sudah tergila-gila pada dunia penerbangan. ia sering mengisi mimpi dan khayalannya dengan mengendarai pesawat tempur. Saat keinginannya begitu kuat, Neil Armstrong menghibur dirinya dengan pergi ke Taman Hiburan.Salah satu kegemarannya naik bianglala ia mempunyai khayalan-khayalan menggelikan. Saat naik bianglala dibayangkannya dirinya sedang duduk di kokpit pesawat (tempat duduk pilot di pesawat). ia bayangkan dirinya melambungkan pesawat di atas bukit, kemudian membelokannya ke arah lembah, dan mengamati segala yang ada dibawah terlihat tanah dan sungai kecil.....Hmm, padahal yang mengitarinya tak lebih dari pengunjung taman hiburan. Suatu hari, begitu keyakinannya saat itu, ia pun yakin dapat mengendarai pesawat tempur.
Untuk mewujudkan apa yang ia impikan. Setelah beranjak remaja, Neil Armstrong masuk Universitas Purdue, Jurusan teknik ilmu penerbangan (Aeronautical Engineering). ia lulus kuliah dan mendapatkan gelar sarjana Teknik Penerbangan (Aeronautical Engineering). Selanjutnya ia bekerja sebagai pilot penguji pesawat tempur di berbagai pangkalan militer. Hingga akhirnya ia dipanggil NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat), untuk terlibat pada pembangunan dan penyempurnaan roket serta modul bulan untuk serangkaian misi penerbangan pesawat luar angkasa berawak. Masa itu tahun 1960-an adalah masa perang dingin pasca Perang Dunia II. Amerika dan Rusia (dahulu uni soviet) sedang bersaing pada perlombaan antariksa untuk menjadi yg terdepan
Di NASA, Neil Armstrongterlibat sebagai astronot pada serangkaian uji coba pesawat luar angkasa berawak di proyek gemini dan Apollo. setelah eksperimen dan uji coba memakan waktu bertahun-tahun. Pembuatan beberapa pesawat penelitian yg menghabisakan uang banyak sekali. NASA memutuskan untuk mendaratkan manusia ke bulan pada misi Apollo 11. Sebuah roket raksasa Saturn V meluncurkan Neil Armstrong bersama kedua rekannya, Edwin Aldrin dan Michael Collin, Dalam perjalan menuju ke Bulan. Neil Armstrong adlah orang pertama yg menginjakkan kakinya di Bulan. Menjadi manusia bumi yg diperlakukan sebagai pahlawan. Banyak orang rela antri berjam-jam untuk sekedar berfoto, berjabat tangan atau minta tanda tangan darinya. ia tak menyangka memperoleh sambutan luar biasa, melebihi perkiraan dirinya. ini adalah pengalaman yg paling menakjubkan. Namun itu semua tak menjadi akhir dongeng Neil Armstrong, melainkan sekedar awal bagus. ia bertekad mengadakan penelitian untuk penerbangan Antariksa. Gunanya memastikan bahwa ia dapat melakukan penerbangan jauh lebih aman ketimbang sistem penerbangan berawak yg pernah dilakukan selama ini. Selain itu, nilai ekonomisnya juga harus tercapai. Tujuannya, supaya ribuan orang lain dapat mencicipi penerbangan ini.
Sejak tahun 2007, pemerintah kota Ohio mendirikan museum Neil Armstrong sebagai bentuk persembahan bagi astronot dan ilmuwan besar itu. Lewat museum ini, Neil Armstrong berusaha menambah pengetahuan publik, memperbaharui pemahaman mereka tentang isu-isu terbaru alam semesta dan menggugah kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat bumi.
Perjalanan hidup Neil Armstrong belum berakhir, saat ini ia masih terus berkarya dibidang penerbangan dan astronomi, dua dunia yg membesarkannya dan paling ia cintai
Sejak kecil ia bermimpi dan bercita-cita jadi penerbang. Memiliki impian sejak kecil, ketekunan dan semangat mewujudkan impian itu, mendayagunakan keterampilan yg dimiliki, serta bekerja sama dengan banyak orang, tampaknya faktor-faktor itulah yg menjadi kunci keberhasilan Neil Armstrong yg layak ditiru.
Untuk mewujudkan apa yang ia impikan. Setelah beranjak remaja, Neil Armstrong masuk Universitas Purdue, Jurusan teknik ilmu penerbangan (Aeronautical Engineering). ia lulus kuliah dan mendapatkan gelar sarjana Teknik Penerbangan (Aeronautical Engineering). Selanjutnya ia bekerja sebagai pilot penguji pesawat tempur di berbagai pangkalan militer. Hingga akhirnya ia dipanggil NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat), untuk terlibat pada pembangunan dan penyempurnaan roket serta modul bulan untuk serangkaian misi penerbangan pesawat luar angkasa berawak. Masa itu tahun 1960-an adalah masa perang dingin pasca Perang Dunia II. Amerika dan Rusia (dahulu uni soviet) sedang bersaing pada perlombaan antariksa untuk menjadi yg terdepan
Di NASA, Neil Armstrongterlibat sebagai astronot pada serangkaian uji coba pesawat luar angkasa berawak di proyek gemini dan Apollo. setelah eksperimen dan uji coba memakan waktu bertahun-tahun. Pembuatan beberapa pesawat penelitian yg menghabisakan uang banyak sekali. NASA memutuskan untuk mendaratkan manusia ke bulan pada misi Apollo 11. Sebuah roket raksasa Saturn V meluncurkan Neil Armstrong bersama kedua rekannya, Edwin Aldrin dan Michael Collin, Dalam perjalan menuju ke Bulan. Neil Armstrong adlah orang pertama yg menginjakkan kakinya di Bulan. Menjadi manusia bumi yg diperlakukan sebagai pahlawan. Banyak orang rela antri berjam-jam untuk sekedar berfoto, berjabat tangan atau minta tanda tangan darinya. ia tak menyangka memperoleh sambutan luar biasa, melebihi perkiraan dirinya. ini adalah pengalaman yg paling menakjubkan. Namun itu semua tak menjadi akhir dongeng Neil Armstrong, melainkan sekedar awal bagus. ia bertekad mengadakan penelitian untuk penerbangan Antariksa. Gunanya memastikan bahwa ia dapat melakukan penerbangan jauh lebih aman ketimbang sistem penerbangan berawak yg pernah dilakukan selama ini. Selain itu, nilai ekonomisnya juga harus tercapai. Tujuannya, supaya ribuan orang lain dapat mencicipi penerbangan ini.
Sejak tahun 2007, pemerintah kota Ohio mendirikan museum Neil Armstrong sebagai bentuk persembahan bagi astronot dan ilmuwan besar itu. Lewat museum ini, Neil Armstrong berusaha menambah pengetahuan publik, memperbaharui pemahaman mereka tentang isu-isu terbaru alam semesta dan menggugah kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat bumi.
Perjalanan hidup Neil Armstrong belum berakhir, saat ini ia masih terus berkarya dibidang penerbangan dan astronomi, dua dunia yg membesarkannya dan paling ia cintai
Sejak kecil ia bermimpi dan bercita-cita jadi penerbang. Memiliki impian sejak kecil, ketekunan dan semangat mewujudkan impian itu, mendayagunakan keterampilan yg dimiliki, serta bekerja sama dengan banyak orang, tampaknya faktor-faktor itulah yg menjadi kunci keberhasilan Neil Armstrong yg layak ditiru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar